Umbul Manten, Kolam Pemandian Alami Di Klaten

Umbul Manten, Kolam Pemandian Alami Di Klaten – Tak akan ada habisnya bila membahas tempat wisata yang ada di Klaten. Klaten memang kaya akan tempat wisatanya mulai dari wisata alam, wisata sejarah, dan lebih banyak lagi. Dikesempatan kali ini Menatapnegeri.com akan mengulas salah satu tempat wisata yang ada di Klaten, yaitu Umbul Manten mari simak ulasan berikut.

Umbul Manten

Umbul Manten merupakan salah satu destinasi wisata alam di Klaten yang menawarkan pemandian yang bersumber dari sumber air alami. Pemandian airnya bening seperti kaca dan menjadi sumber air bagi warga sekitar.

Lokasi Umbul Manten

Pemandian alam manten merupakan salah satu destinasi wisata air yang beralamat di Jl. Janti Boto, Wunut. Lokasinya sekitar empat kilometer dari jalan raya Yogyakarta – Solo. Lokasi pemandian di Dusun Janti membuatnya juga dikenal dengan sebutan Umbul Janti.

Harga Tiket Masuk

Pengelola Umbul Manten mematok harga tiket yang sangat terjangkau untuk menikmati keindahan suasana dan kesegaran air di wisata air ini. Pengunjung hanya perlu membayar Rp. 6.000 saat mereka tiba Senin hingga Minggu. Sedangkan saat libur panjang dan tradisi padusan, tarifnya dipatok 10 ribu rupiah.

Wisata air ini memiliki jam operasional yang sama sepanjang minggu. Umbul mulai buka pada pukul 6 pagi sampai pukul 6 sore. Biaya lain yang kemungkinan besar akan dikeluarkan adalah biaya parkir sebesar tiga ribu rupiah.

Baca juga:  14 Tempat Wisata di Jogja Yang Menarik Untuk Dikujungi

Daya Tarik Umbul Manten

Daya tarik apa saja yang ada di umbul manten? Simak penjelasan berikut?

1. Kolam Air Dari Sumber yang Alami

Umbul Manten, Kolam Pemandian Alami Di Klaten

Air yang mengisi kolam umbul berasal dari dua sumber air alami. Air ini memiliki karakteristik yang sangat jernih dan segar. Kejernihan air kolam memungkinkan pengunjung untuk melihat segala sesuatu yang ada di kolam hingga ke dasar. Dasar kolam sendiri berisi bebatuan dan akar dari pepohonan di sekitar kolam.

Kolam yang memiliki air jernih ini memudahkan wisatawan yang ingin berfoto di bawah air. Di dalam kolam tersebut wisatawan juga bisa bertemu dengan ikan canting yang sedang berenang di sepanjang kolam.

Debit air yang dihasilkan dari mata air tersebut mencapai 1.000 liter per detik. Jadi, selain digunakan sebagai wisata air, umbul ini memenuhi kebutuan air 12.000 warga di Sidowayah dan sekitarnya.

2. Keindahan Pemandangan Alamnya

Saat memasuki kawasan wisata, pengunjung akan disambut dengan pemandangan alam yang sangat indah. Keindahan ini berasal dari lingkungan alam di umbul. Alam disini masih terlindungi dari pencemaran yang biasanya merusak lingkungan.

Di kanan dan kiri umbul terdapat persawahan yang sangat luas. Adanya persawahan tersebut menambah suasana pedesaan yang sangat terasa.

3. Barisan Pohon Ipik

Umbul Manten, Kolam Pemandian Alami Di Klaten

Salah satu pohon yang mendominasi kawasan ini adalah pohon Ipik. Pohon ipik sendiri merupakan pohon yang bentuknya seperti pohon beringin. Pohon ipik tumbuh berjejer di sekitar genangan air dalam jumlah yang banyak. Keberadaannya membantu membuat suasana umbul menjadi sejuk.

Rimbunnya pepohonan ipik tumbuh rindang dan menjulang tinggi. Barikade pohon Ipik membuat matahari agak sulit menembus air kolam. Hal ini membuat air kolam selalu segar.

Baca juga:  Lampung Walk, Wisata Kekinian Yang Instagramable

4. Tradisi Pedusan

Salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan di Umbul Manten adalah padusan. Tradisi ini dilakukan menjelang puasa Ramadhan. Tujuan dari tradisi ini adalah proses penyucian diri untuk menyambut bulan gemilang yang sangat dinantikan oleh umat Islam.

Pemandian ini menjadi destinasi favorit baik bagi masyarakat lokal maupun mancanegara. Saat tradisi ini berlangsung, banyak wisatawan yang datang dari luar kota. Jumlah wisatawan yang hadir selama acara tersebut bisa mencapai dua ribu orang.

Pengelola akan mempersiapkan lebih banyak petugas untuk menyambut momen tahunan ini. Alasan pengunjung datang untuk melakukan padusan di sini adalah kesegaran air pemandiannya yang masih alami dan sangat segar. Ditambah lagi, waktu menjelang Ramadhan biasanya merupakan waktu liburan.

5. Sumber Air Pemandian

Konon air di pemandian Umbul Manten ini berasal dari dua mata air. Kedua mata air ini dikenal dengan nama Umbul Peteng dan Umbul Pelem. Masyarakat setempat lebih mengenalnya sebagai Umbul Wadon (perempuan) dan Umbul Lanang (laki-laki).

Dari cerita yang beredar, ada kerancuan tentang kesesuaian nama umbul tersebut. Ada yang mengatakan bahwa Umbul Lanang sama dengan Umbul Peteng, namun ada juga cerita bahwa Umbul Peteng sama dengan Umbul Wadon, begitu pula sebaliknya.

Mengenai letak keduanya, Umbul Pelem terletak tepat di pinggir jalan sedangkan Umbul Peteng berada di sebelah selatan. Nama Umbul Pelem karena sebelumnya lokasi umbul tersebut banyak ditumbuhi pohon pelem atau mangga.

Itulah sedikit ulasan tentang Umbul Manten, Kolam Pemandian Alami Di Klaten dari Menatapnegeri.com, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi liburan Anda selanjutnya.