4 Museum Bandar Lampung Yang menarik Untuk Dikunjungi

4 Museum Bandar Lampung Yang menarik Untuk Dikunjungi – Tak akan ada habisnya bila membahas wisata yang ada di Lampung. Lampung memang kaya akan wisatanya, tak hanya dengan wisata alamnya lampung juga memiliki wisata sejarah. Dikesempatan kali ini Menatapnegeri.com akan mengulas tentang tempat wisata Museum Bandar Lampung, mari simak ulasan berikut ini.

Museum Bandar Lampung

Lampung memiliki banyak cerita dan nilai sejarah yang penting untuk diketahui, salah satunya disimpan di museum. Berikut beberapa wisata museum di Bandar Lampung yang menyimpan koleksi-koleksi berharga yang menarik untuk Anda kunjungi.

1. Museum Lampung

Museum Lampung

Museum ini diresmikan oleh Prof. Fuad Hasan adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Peresmiannya dilakukan pada tanggal 24 September 1988. Dimana gedung museum ini dibangun sejak tahun 1975.

Museum Negara ini diberi nama Ruwa Jurai. Dimana nama ini memiliki arti Dua Batang dari Keturunan Penduduk Lampung. Museum ini menyediakan bangunan dengan dua lantai. Lantai pertama museum ini menyimpan benda-benda bersejarah. Di lantai dua gedung ini terdapat benda-benda budaya dan tradisional dari Lampung.

Di museum ini banyak terdapat benda-benda bersejarah yang dapat menambah pengetahuan para pengunjungnya. Pengunjung dapat melihat berbagai keunikan dan benda bersejarah dari zaman purbakala di museum ini. Selain benda bersejarah, museum ini juga berisi tentang sejarah kebudayaan Indonesia.

Berikut ini adalah benda-benda bersejarah yang disimpan dan dilestarikan di museum ini:

  • Naskah kuno
  • Fosil homo sapiens
  • Benda bersejarah seperti Kapak Lonjong, Tenun, Nekara dan lainnya.
  • Koleksi mata uang pada zaman penjajahan Belanda.
  • Miniatur rumah adat dan pakaian adat sumatera
  • Senjata tradisional seperti pisau, tombak, keris, tongkat, dan samurai dan lainnya.
  • Menhir dan arca peninggalan sejarah
  • Kain tradisional daerah sumatera.
  • Benda bersejarah di zaman dinasti Ming, China.

Pada tahun 2011, data koleksi di museum ini berjumlah 4.735 jenis benda koleksi. Dimana semua jenis koleksi dikelompokkan menjadi 10 kelompok. Kelompok tersebut merupakan kumpulan ilmu geologi, sejarah, biologi, etnografi, keramologi, seni rupa, filologi, lambang, teknografi dan etnografi.

Koleksi terbesar dari kelompok ini adalah etnografi. Etnografi ini menyimpan beberapa peninggalan berupa benda-benda yang dibuat berdasarkan ciri-ciri budaya masyarakat Lampung. Dimana benda-benda tersebut terdapat sebanyak 2.079 koleksi.

Ada peninggalan sejarah yang berharga. Benda-benda prasejarah seperti masuknya Islam, zaman Hindu dan Budha, zaman penjajahan atau pasca kemerdekaan dan lain-lain.

Di halaman depan museum terdapat ikon yang menjadi lambang museum ini. Ada sebuah meriam kuno replika rumah adat Lampung tertua yang berumur 150 tahun. Rumah adat Lampung ini dibuat dengan model rumah panggung. Pembuatan rumah panggung ini bertujuan agar penghuninya terhindar dari bahaya.

Rumah adat ini memiliki tempat menyimpan beras atau disebut lumbung padi. Selain itu juga ada penumbuk padi dan lesung. Tersedia juga beberapa alat pertanian lainnya, alat ternak dan beberapa alat lainnya.

Baca juga:  5 Museum di Medan Favorit Para Wisatawan

Anda bisa berkunjung kapan saja di museum Negeri Provinsi Lampung, kecuali hari Senin dan hari libur Nasional. Museum ini terbuka untuk siapa saja. Turis lokal dan turis asing.

Untuk menuju lokasi museum ini anda bisa memesan angkot dan memberitahukan kepada supir angkot untuk dibawa ke museum. Selain angkutan umum, ada bus Trans Bandar Lampung yang bisa mengantar Anda langsung ke lokasi museum ini.

Bangunan dengan luas 4.713 meter2 ini menyediakan fasilitas yang lengkap berupa ruang pameran, aula, laboratorium, pengasapan, persiapan, terdapat perpustakaan, administrasi, terdapat audio visual, serta tempat penyimpanan koleksi dan auditorium.

Alamat: Jl. ZA. Pagar Alam No.64, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung.

2. Menara Siger

Menara Siger

Bangunan berbentuk menara yang memiliki ketinggian 32 meter ini terletak di ketinggian 110 meter di atas permukaan laut, ketinggian bukit Gamping Lampung. Menara Siger Lampung merupakan menara tahan gempa yang menyimpan nilai sejarah.

Menara ini dibuat dengan beberapa makna yang tersimpan. Dimana harimau di menara merupakan lambang mahkota tradisional pengantin wanita. Konon menurut cerita mahkota di menara itu berasal dari Balaputra Dewa yang menjadikan siger ini sebagai persembahan kepada istrinya Pramodya Wardani.

Gedung tinggi ini dijadikan sebagai tempat wisata sejarah dengan keindahan dan pemandangan yang disuguhkan. Selain menyimpan makna di menara tinggi ini, juga terdapat museum.

Museum ini berada di menara di lantai pertama. Museum ini tidak banyak diakses oleh pengunjung. Informasi tentang museum ini juga sangat kurang. Dimana setiap pengunjung jarang sekali mengunjungi museum ini. Selain lokasi dan tempatnya juga kurang bagus.

Di gedung ini terdapat beberapa data astra gastra. Dimana data ini menggambarkan letak demografi, geografi, dan sumber daya alam. Setelah itu, gedung tersebut juga memuat informasi tentang lima literatur yaitu Ideologi dan Hankam.

Alamat: Jl. Lintas Sumatra, Kec. Bakauheni, Kab. Lampung Selatan, Lampung.

3. Museum Ketransmigrasian Lampung

Museum Ketransmigrasian Lampung

Museum ini merupakan salah satu museum yang ada di Lampung. Museum ini merupakan museum nasional yang menyimpan banyak dokumentasi tentang sejarah dan transmigrasi di Lampung. Museum transmigrasi ini merupakan satu-satunya museum transmigrasi di dunia.

Museum ini memberikan wawasan dan pengetahuan tentang proses transmigrasi, selain itu museum ini juga memberikan pelajaran sejarah tentang transmigrasi di Indonesia dan berlokasi di Lampung. Museum ini didirikan pada tahun 2004, tepatnya 12 Desember yang jatuh pada tanggal tersebut setelah Hari Dinas Transmigrasi.

Museum ini berdiri di atas tanah dengan luas sekitar 63 hektar. Gedung ini terdiri dari 3 lantai. Museum ini memiliki kurang lebih 254 barang koleksi di gedung ini. Koleksinya berupa dokumentasi, foto, baju adat, alat musik baili, alat kesenian, alat tangkap, alat rumah tangga, alat pertanian dan alat pertukangan.

Di sekitar museum ini juga terdapat beberapa fasilitas lain yaitu berupa perpustakaan, musala, lapangan, persawahan, wisata kerajinan berupa seni dan seni rupa, terdapat panggung terbuka untuk pentas, dan tempat parkir.

Baca juga:  Museum Kereta Api Ambarawa, Museum Perkeretaapian Terlengkap

Ada rumah-rumah tradisional di sekitar museum. Platform tersebut adalah platform Bali, platform NTB, platform NTT, platform Jawa Timur, platform DIY, platform Lampung, paviliun Banten, platform DKI Jakarta, platform Suriname, dan platform Jawa Tengah.

Secara historis, Museum Ketrasmigrasi Lampung merupakan tempat pertama transmigrasi di Indonesia. Museum Nasional ini menyimpan beberapa data keluarga yang pindah pada tahun 1905.

Di museum ini terdapat lambang berupa Siger yang merupakan ikon keberadaan Lampung. Selain itu di luar gedung juga terdapat ukiran Gajah Lampung yang unik dan menarik.

Di lantai satu gedung ini terdapat ruangan yang menyajikan koleksi wayang golek dan satu set gamelan. Di sebelah ruangan adalah perpustakaan yang menyimpan buku-buku sejarah.

Selain itu, di dalam gedung ini juga terdapat benda-benda yang menampilkan nuansa masa lalu. Dimana furniture ini menggambarkan seolah-olah kita berada di masa lalu.

Ada satu ruangan unik di gedung ini, yaitu tempat menonton dan menikmati film dokumenter sejarah di Indonesia. Kamar ini terdiri dari beberapa area tempat duduk yang nyaman dan aman.

Di lantai dua gedung ini banyak terdapat barang-barang kuno. Misalnya sepeda ontel, alat penerangan, mata uang kuno, peralatan dapur serta barang antik dan unik lainnya.

Museum buka dari Senin hingga Jumat. Jam buka museum adalah pukul 08.00 hingga tengah hari. Tiket masuk museum ini hanya Rp 5.000. Uniknya, di museum ini terdapat fasilitas berupa menonton film dokumenter. Kegiatan ini bisa dilakukan bersama teman-teman yang lain.

Untuk kedatangan bersama rombongan pelajar, museum ini memiliki paket edukasi yang menyediakan fasilitas berupa tiket masuk, petunjuk arah atau guide dan tiket masuk, serta tiket nonton film dokumenter. Panduan ini dapat membantu menjelaskan beberapa item sejarah atau menjelaskan jalan cerita film ini.

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Sukaraja, Kec. Gedong Tataan, Kab. Pesawaran, Lampung.

4. Rumah Daswati

4 Museum Bandar Lampung Yang menarik Untuk Dikunjungi

Rumah ini merupakan rumah tua yang memiliki nilai sejarah. Dulu di rumah Daswati dirumuskan pembentukan provinsi Lampung. Di rumah ini banyak terdapat benda-benda bersejarah. Ada koleksi yang menceritakan tentang sejarah sebelum terbentuknya provinsi Lampung.

Sebelumnya rumah ini milik seorang Kolonel bernama Kolonel Achmad Ibrahim. Dia adalah Front Nasional, di mana rumah Daswati digunakan sebagai kantornya. Rumah Daswati pernah digunakan sebagai tempat serah terima kewenangan pemerintah daerah di Lampung.

Kini, rumah Daswati ini sudah lama tidak dirawat. Rumah ini juga tidak terawat dan tidak berpenghuni. Kini Rumah Daswati semakin lapuk dan rapuh.

Alamat: Jl. Tulang Bawang, Enggal, Kec. Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Lampung.

Demikianlah ulasan tentang Museum Bandar Lampung Yang menarik Untuk Dikunjungi dari Menatapnegeri.com, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi liburan anda selanjunya, Terimaksih.