Gunung Pesagi, Gunung Tertinggi di lampung

Gunung Pesagi, Gunung Tertinggi di lampung – Lampung Barat memanglah gudangnya objek wisata alam, salah satunya adalah Gunung Pesagi. Untuk ketinggian Gunung Pesagi ini mencapai 2.200 mdpl. Dari puncak kita bisa melihat indahnya pemandangan wilayah Lampung Barat, Laut Lepas Krui, Danau Ranau, dan Laut Lepas Belimbing.

Gunung Pesagi

Secara geografis Gunung Pesagi berada di Pekon Hujung, Lampung Barat. Gunung ini sangat terkenal akan jalurnya yang panjang dan menantang, meskipun demikian, tapi saat mendaki para pendaki akan di suguhi dengan aneka tumbuhan yang sangat menarik, misalnya anggrek.

Selain bertemu dengan tanama yang menarik dan jika kita beruntung kita akan bertemu dengan satwa liar. Perlu di ketahui anda tidak di izinkan untuk memetik bunga atau pun memburu binatang, dan para pengunjung yang datang harus ikut serta menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem Gunung dan tidak hanya Gunung Pesagi saja tetapi dengan gunung-gunung yang lain.

Jalur Pendakian

Gunung Pesagi, Gunung Tertinggi di lampung

Tidak mudah untuk mencapai puncak gunung ini. Jalur pendakian yang panjang dan kondisi medan yang sulit menjadi alasan mengapa jalur ini tidak mudah. Anda bisa memilih dua rute untuk mencapai puncak gunung cantik ini. Kedua jalur tersebut merupakan jalur pertama yaitu dari Pekon Bahwa menuju Pekon Hujung. Kemudian, rute kedua melalui Danau Ranau.

Baca juga:  Keindahan Bukit Bintang Yang Wajib Untuk Dikunjungi

Waktu tempuh yang dibutuhkan kedua rute untuk mencapai puncak kurang lebih sama. Dibutuhkan 12 jam untuk sampai ke sana dan kembali. Ini juga saat cuaca cerah. Jika hujan atau hujan, waktu tempuh bisa melebihi 12 jam. Selain itu, dalam pendakian ini Anda harus memiliki kondisi fisik dan mental yang cukup. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mempersiapkan fisik dan mental sebelum mendaki.

Jalur pendakian gunung ini memiliki sekitar 6 pilar untuk mencapai puncak yang indah. Namun, sebelum mencapai gunung cantik ini, Anda harus mengalami kemiringan yang sangat ekstrim. apakah kamu tahu Menurut kepercayaan masyarakat di sana, mereka menyebut puncak ini sebagai tangga. Karena di puncak inilah orang berdoa.

Informasi lainnya, setelah sampai di puncak gunung, Anda bisa mengunjungi tujuh pemandian air panas. Namun, menurut penduduk setempat, hanya pendaki yang beruntung yang bisa mengunjungi tujuh sumur ini. Selain itu masih ada mata air lain yang disebut mata air pancuran mas. Sayangnya, sangat sulit untuk sampai ke sana, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dari puncak gunung hingga mata air.

Suasana Wisata Sekitar Gunung Pesagi

Gunung Pesagi, Gunung Tertinggi di lampung

Selain mendaki gunung ini, Anda juga bisa mengunjungi beberapa tempat wisata yang sangat indah di sana. Ini termasuk Air Terjun Sepapa Kiri, Air Terjun Sepapa Kanan dan Puncak Bawang Bakung.

Baca juga:  Ketep Pass, Pesona Keidahan Gunung Kembar di Magelang

Air terjun Sepapa kanan dan kiri air terjun Sepapa ini berada di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Air Terjun Sepapa Kiri adalah air terjun setinggi 60 meter yang terletak di Desa Kubu Perahu di Kecamatan Bukit Bali Kabupaten Lampung Barat. Untuk air terjun sepapa kiri, lokasinya sama dengan air terjun sepapa kiri. Lalu apa perbedaan antara kedua tempat ini? Bedanya, ketinggian air terjun sepapa di sebelah kanan sekitar 20 meter. Meski begitu, kedua tempat ini memiliki pemandangan alam yang sangat indah.

Puncak Bawang Bakung terletak di Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Batu Brak. Bagian atas bawang daffodil terkenal dengan nama negara di atas awan. Cara terbaik untuk pergi ke objek wisata ini sekitar pukul 05.30 atau setelah shalat subuh untuk mendapatkan sunrise yang terbaik. Saat matahari terbit, Gunung Pesagi sangat jernih dan Anda bisa melihat kabut di bawah. Oleh karena itu, dinamakan negeri awan. Di sana Anda juga bisa melihat Gunung Seminung. sangat cantik.

Jadi, semua ini ada hubungannya dengan Gunung Pesagi. Semoga menambah wawasan anda, khususnya tentang pegunungan di Provinsi Lampung Barat. Dari keindahan alamnya hingga nilai sejarahnya juga ada di gunung ini.