Candi Sewu, Candi Budha Terbesar Kedua di Indonesia

Candi Sewu, Candi Budha Terbesar Kedua di Indonesia – Yogyakarta atau lebih sering dikenal dengan Jogja memang kaya akan destinasi wisatanya, maka tidak salah Yogyakarta menjadi salah satu tujuaan saat berwisata. Dikesempatan kali ini Menatapnegeri.com akan mengulas salah satu destinasi wisata yang ada di Yogyakarta, yaitu Candi Sewu mari simak ulasan berikut.

Candi Sewu Yogyakarta

Candi Sewu merupakan candi Budha terbesar kedua di Indonesia yang terletak di kompleks Candi Prambanan. Candi yang megah nan indah dan tersembunyi dengan legenda Roro Jonggrang.

Berjarak 800 meter di sebelah utara Candi Prambanan, Anda hanya perlu berjalan kaki atau naik sepeda selama kurang lebih 10 menit. Atau jika tidak ingin cepat lelah bisa mengendarai kendaraan pribadi. Candi yang dikenal dengan usianya lebih tua dari Candi Borobudur dan Prambanan ini memadukan gaya bangunan Buddha dan Hindu.

Lokasi Candi Sewu

Seperti yang anda ketahui, candi ini dekat dengan Candi Prambanan yang artinya lokasi Candi Sewu berada di Jalan Raya Jogja – Solo Jawa Tengah. Alamat yang lebih spesifik dari tempat ini adalah Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Titik ini juga berada di perbatasan antara Yogyakarta dan Klaten.

Jika Anda memulai perjalanan dari Kota Yogyakarta akan memakan waktu kurang lebih dua jam dengan jarak tempuh 17 kilometer. Sedangkan jika Anda berasal dari Solo, waktu yang dibutuhkan akan semakin lama semakin lama. Dengan jarak tempuh 48 kilometer, akan memakan waktu kurang lebih 4 jam hingga Anda tiba di lokasi wisata.

Baca juga:  Candi Mendut, Candi Buddha Tertua Pada Dinasti Syailendra

Anda bisa berkendara menuju area pura menggunakan kendaraan pribadi atau umum. Di era modern sekarang ini Anda memiliki banyak pilihan kendaraan yang ingin Anda kendarai. Ketersediaan bus TransJogja sudah lebih dari cukup sebagai kendaraan pulang pergi. Namun, jika ingin mencoba yang lain, ojek online bisa jadi pilihan.

Harga Tiket Masuk

Seluruh tempat wisata pasti memiliki tarif yang dibebankan kepada pengunjungnya. Seperti Candi Sewu, salah satunya. Tempat ini mematok harga 20.000 rupiah untuk anak-anak dan 40.000 rupiah untuk dewasa. Tarif ini berlaku untuk wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin masuk ke kawasan wisata candi.

Selain itu, terdapat biaya parkir bagi pengunjung yang membawa kendaraan. Mulai dari 2.000 rupiah untuk kendaraan bermotor dan 5000 rupiah untuk mobil, serta sekitar 10.000 rupiah untuk bus dan kendaraan besar lainnya.

Jam operasional tempat ini mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Di luar jam operasional, Anda hanya bisa menikmati keindahan candi hanya dari luar.

Candi Sewu, Candi Budha Terbesar Kedua di Indonesia

Daya Tarik Candi Sewu

Daya tarik apa saja yang ada di candi sewu ini? Simak ulasan berikut.

1. Candi Terbesar Setelah Candi Borobudur

Candi Sewu merupakan candi Budha terbesar kedua setelah Candi Borobudur, meski belum banyak yang mengetahuinya. Candi ini berdiri di atas lahan seluas 165 meter di sebelah Timur – Barat dan 185 meter di sebelah Selatan – Utara dengan ketinggian candi induk mencapai 30 meter.

2. Terdapat 249 Buah Candi kecil

Meski bernama Candi Sewu yang artinya Candi Seribu, jumlah candi di kompleks ini tidak sampai seribu. Jumlah keseluruhan candi ada 249. Penamaan candi ini disesuaikan dengan legenda Roro Jonggrang yang terkenal disana. Pembangunan tersebut dikatakan sebagai bentuk penghormatan terhadap putri Prabu Boko.

3. Arca Dwarapala Penjaga Pintu Masuk Candi

Saat Anda memasuki area pura, Anda akan diarahkan ke pintu gerbang. Dari 4 pintu utama yang searah dengan arah mata angin, Anda akan dihadapkan pada sepasang sosok Dwarapala yang menjaga pintu masuk.

Baca juga:  Keindahan Candi Borobudur, Candi Budha Terbesar Sedunia

Dwarapala sendiri merupakan arca yang diciptakan untuk menjaga pintu atau gapura dalam agama Buddha Syiwa. Patung ini berbentuk monster mirip manusia dengan mata melotot dan sering membawa gada di tangannya.

Setelah itu anda akan sampai di halaman candi yang akan membawa anda ke pintu lain. Pintu merupakan tempat menuju candi bagian dalam dimana candi berukuran sedang berada.

240 Candi Perwara atau Anak Candi akan terlihat saat Anda memasuki halaman dalam candi. Candi ini berukuran sangat kecil dan berjejer di sekeliling candi induk. Setelah melewati titik ini, Anda akan menemukan sebuah tempat di mana terdapat 8 candi Apit Dwarapala berukuran sedang.

Candi Sewu, Candi Budha Terbesar Kedua di Indonesia

4. Keseluruhan Bagian Candi Membentuk Pola Mandala Wadjradhatu

Pola Wadjradhatu Mandala merupakan salah satu bentuk kepercayaan Buddha Mahayana yang menyatakan bahwa candi ini merupakan gambaran simbolik alam semesta. Dengan susunan pura yang unik, pura pusat dikelilingi oleh banyak pura kecil yang disebut Pura Perwara dan Pengapit.

5. Gerbang Masuk Utama yang Searah Dengan Empat Arah Mata Angin

Jika anda berkunjung kesini, anda akan menemukan fakta bahwa empat pintu utama yang akan membawa anda ke bagian dalam candi ini searah dengan empat mata angin. Meski begitu, pintu yang paling sering digunakan pengunjung adalah Pintu Timur.

Di masing-masing pintu tersebut juga dijaga oleh dua buah patung Dwarapala berukuran besar yang saling berhadapan seolah memungkinkan Anda untuk melewati pintu tersebut. Tinggi patung ini sekitar 2,3 meter dan berjumlah total 8 buah dari empat pintu utama yang ada di kompleks candi.

Itulah sedikit ulasan tentang Candi Sewu, Candi Budha Terbesar Kedua di Indonesia dari Menatapnegeri.com semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi liburan anda.