Candi Mendut, Candi Buddha Tertua Pada Dinasti Syailendra

Candi Mendut, Candi Buddha Tertua Pada Dinasti Syailendra – Tak akan ada habisnya bila membahas tempat wisata yang ada di Magelang. Magelang memang kaya akan tempat wisatanya mulai dari wisata alam, wisata sejarah, dan lebih banyak lagi. Dikesempatan kali ini Menatapnegeri.com akan mengulas salah satu tempat wisata yang ada di Magelang, yaitu Candi Mendut mari simak ulasan berikut.

Candi Mendut

Candi Mendut, candi Budha menakjubkan yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Indra, Dinasti Syailendra. Termasuk candi tertua yang menarik untuk dijelajahi karena keindahan dan keunikannya.

Lokasi Candi Mendut

Pura ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Magelang tepatnya di wilayah Kabupaten Mungkid. Kalau dari Borobudur, jarak candi ini 3 kilometer. Kalau dari Yogyakarta letaknya lumayan jauh, sekitar 39 kilometer yang bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam. Perlu Anda ketahui bahwa akses jalan menuju tempat ini merupakan jalan yang berkelok-kelok.

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati pengalaman wisata di destinasi ini, Anda perlu membayar Rp 10.000 untuk satu orang. Harga tersebut belum termasuk biaya parkir kendaraan. Jika menggunakan kendaraan akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp2.000 jika menggunakan sepeda motor, atau Rp5.000 jika menggunakan mobil.

Baca juga:  Keindahan Candi Borobudur, Candi Budha Terbesar Sedunia

Daya Tarik Candi Mendut

Candi Mendut, Candi Buddha Tertua Pada Dinasti Syailendra

Daya tarik apa saja yang ada di Candi Mendut? Simak penjelasan berikut.

1. Keindahan Bentuknya

Corak pada masing-masing relief bangunan sangat khas, misalnya relief Hariti dan Kuwera. Relief ada di dinding utara. Sedangkan Hariti dan Kuwera adalah pasangan suami istri raksasa. Dikatakan bahwa mereka bertobat setelah bertemu Buddha. Selain relief tersebut, ada juga relief dengan nama Bodhisattva Ayalokitesvara.

Relief tersebut menggambarkan kehidupan Buddha. Pada relief tersebut terdapat gambar Buddha yang sedang duduk di atas singgasana yaitu bunga teratai. Lalu apa saja relief bodhisattva yang ada di sisi timur tembok. Pada relief tersebut, Buddha mengenakan pakaian raja dan seolah-olah ada sinar ketuhanan di kepala Buddha.

Selanjutnya ada juga relief Dewi Tara yang terletak di bagian utara candi. Relief tersebut menggambarkan Dewi Tara duduk di singgasana dengan dua laki-laki di kiri dan kanannya.

2. Halaman Candi yang Indah

Di halaman lokasi wisata ini terdapat sebuah pohon bernama pohon bodhi. Daunnya rindang dan diyakini oleh umat Buddha bahwa pohon ini adalah tempat Siddharta Gautama mencapai penerangan sempurna.

Candi Mendut, Candi Buddha Tertua Pada Dinasti Syailendra

3. Keramahan Penduduk Sekitar

Anda pasti akan merasa nyaman dan betah saat mengunjungi suatu tempat, lalu disambut dengan keramahan masyarakat sekitar. Seperti saat Anda berkunjung ke tempat ini, Anda akan bertemu dengan komunitas yang sangat ramah. Penduduk lokal tidak hanya ramah kepada turis asing, tapi juga turis lokal.

Baca juga:  14 Tempat Wisata di Jogja Yang Menarik Untuk Dikujungi

Itulah sedikit ulasan tentang Candi Mendut, Candi Buddha Tertua Pada Dinasti Syailendra dari Menatapnegeri.com, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi liburan Anda selanjutnya.