Wisata Sejarah Benteng Kuto Besak Sumatera Selatan

Wisata Sejarah Benteng Kuto Besak Sumatera Selatan – Jika Anda pernah mendengar tentang destinasi benteng peninggalan sejarah, banyak yang mengira itu adalah bangunan buatan penjajah. Tapi benteng yang satu ini berbeda. Bukan Belanda yang membangun benteng itu.

Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak adalah bangunan peninggalan keraton kesultanan Palembang yaitu Sultan Mahmud Badaruddin I. Pembangunan benteng ini dilakukan pada tahun 1780 dan selesai pada tahun 1797 atau 17 tahun membangun benteng. Benteng ini dibangun dengan tujuan sebagai simbol kesultanan, sekaligus sebagai benteng penangkal serangan Belanda. Saat ini tak hanya menjadi simbol keutuhan Kesultanan Palembang, benteng ini menjadi tujuan wisata favorit di Palembang. Karena selain bisa menggali informasi sejarah, kita juga bisa melihat Sungai Musi dan Jembatan Ampera yang bersebelahan dengan Benteng Kuto Besak.

Lokasi Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak Ini bertempatkan di jalan Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Sejarah Benteng kuto Besak

Sejarah berdirinya benteng ini diprakarsai oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang memerintah pada tahun 1724-1758. Dan pelaksanaan pembangunannya diselesaikan oleh penggantinya yaitu Sultan Mahmud Bahauddin yang memerintah pada tahun 1776-1803. Benteng ini merupakan kebanggaan masyarakat Palembang. Karena merupakan benteng terbesar dan satu-satunya yang terbuat dari batu sebagai saksi perlawanan terhadap penjajah asing.

Baca juga:  Keindahan Pesona Wisata di Sumatera Selatan

Wisata Benteng Kuto Besak

Kini benteng tersebut menjadi tempat wisata yang sangat menyenangkan di kota palembang hampir mirip dengan alun-alun kidul di kota yogyakarta.

Benteng Kuto Besak

Namun benteng ini memiliki nilai plus, yaitu berada di pinggir sungai dan sangat dekat dengan jembatan Ampera. Di sisi kiri terdapat dermaga, tempat sejumlah kapal pesiar sungai dan perahu yang bisa dinaiki wisatawan berlabuh. Di sebelah kanan terdapat sebuah restoran yang menyajikan aneka makanan khas Palembang. Pada malam hari, benteng tersebut menjadi pusat hiburan malam. Saat malam, suasana akan terasa lebih dramatis. Cahaya dari lampu taman menciptakan pantulan kuning di permukaan sungai. Dari berbagai pernak pernik unik, mainan anak, hingga makanan enak khas Palembang ada di sini. Hampir setiap sore hingga malam ribuan wisatawan menikmati suasana kawasan wisata di benteng ini.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan

Anda bisa duduk-duduk bersantai di tepian sungai Musi sambil menikmati indahnya malam yang dinaungi gemerlap kota dan gemericik air. Lihat juga indahnya Jembatan Ampera yang dihiasi lampu-lampu yang membuat jembatan ini semakin semarak.

Tak hanya sebagai tempat nongkrong, kawasan ini kerap digunakan untuk kegiatan bazar kuliner hingga pertunjukan musik. Pemerintah Kota Palembang memiliki konsep tersendiri agar kawasan Wisata Benteng Kuto Besak menjadi kawasan hiburan terbuka. Tentunya kawasan ini akan semakin asri dengan dukungan dari pemerintah setempat. Karena mengingat potensi yang ada di kawasan ini sangat besar, mulai dari berbagai wisata di Kuto Besak dan wisata sungai yang sangat bagus.

Baca juga:  Sindu Kusuma Edupark, Wisata Taman Favorit Para Wisatawan

Benteng Kuto Besak
Jelas sudah, Benteng Kuto Besak telah menjelma menjadi tempat wisata malam terbuka yang menyenangkan. Pesona jembatan Ampera dan keindahan sungai Musi di malam hari menjadi bumbu gurih yang sayang untuk dilewatkan.

Jika Anda sedang berkunjung ke kota Palembang, maka tidak ada salahnya mengunjungi kawasan Benteng Kuto Besak ini. Anda bisa menemukan pesona sungai Musi yang terbungkus keramaian yang berkunjung ke benteng ini. Itulah sedikit ulasan dari saya